Humble Fisherman Fish Stock Soup

Karena Akong ( my mom’s father ) seorang pedagang ikan, mama sangat hobby memasak menu2 “fishy”. Kita anak2nya pun jadi penggemar seafood, ditambah slogan mama “makan ikan biar pinter!”. Ada satu menu yang berkesan bagiku karena meskipun sederhana tapi sangat bermakna, judulnya: Humble Fisherman Fish Stock Soup.

Mamaku berasal dari keluarga besar, 11 bersaudara. Begitu banyaknya yang harus diberi makan dapur seolah ngepul sepanjang hari. Ini adalah salah satu menu andalan keluarga saat itu, cara mudah untuk menyiapkan masakan dlm jumlah besar dan cepat, dengan kuali besar diatas kompor kayu bakar.

Aku beri judul Humble karena bahan terbesar menu ini adalah bagian2 ikan yang pada umumnya dibuang orang: kulit, kepala, ekor, tulang. Dari bagian2 ini justru akan didapat fish stock ter yummy. Mama membuat menu ini sekaligus saat membuat baso ikan tengiri. Sebagian dagingnya diambil buat baso, sisanya dijadikan bagian dari kaldu.

Long story short, here is the recipe :

1.   Iris halus 10cm ruas jahe.

2.   Iris tipis 2 lobak asin, jangan lupa rendam terlebih dahulu.

3.   Tumis jahe dalam minyak secukupnya, masukkan lobak untuk dimasak bersamaan, +/- 1 menit.

4.   Masukkan bagian-bagian dari +/-2 ekor ikan tengiri, tumis sampai ½ matang.

5.   Masukkan air sampai semua bahan terendam.

6.   Tambahkan baso ikan atau fillet.

7.   Garam dan merica sesuai selera.

8.   Perpanjang waktu 5 menit setelah mendidih.

9.   Masukkan cilantro dan minyak wijen.

10. Serve ( bagian2 ikan tidak perlu ikut dihidangkan, biar keliatan lebih menarik J )

Humble nya menu ini justru menjadi keiistimewaannya. kaya akan nutrisi dan history, reminds me to be humble.


Sweet Hyacinth

The first flowering bulb I planted in my garden was Hyacinth. Coming from tropical country, I never saw this flower before until 4 years ago when I sat in an office with this flower gracefully sent its fragrant in the room. That moment I said I want this flower.

Its sweet fragrant brings back the memory of Ama, my beloved grandmother ( my mom’s mother ), such a talented gardener with extraordinary heart. She liked to put a flower above her ears. Her favorite one was a tiny yellow flower which fragrant was very similar to hyacinth, unfortunately I don’t know what is its name.

Now my hyacinths are almost spent, but the memory of its fragrant is always there, just like my memory of my Ama 🙂